Apa itu ODOP? Sejenis Odol atau Seperti Odoj?

(Pemikiran dan Harapan tentang ODOP)


Saat pertama kali mendengar ODOP, pikiranku langsung mengarah ke hal lain yang memiliki nama serupa dengannya. Sejenis odolkah? atau sepeti komunitas odoj?  
Jawaban atas pertanyaan inipun akhirnya kuketahui setelah membaca lebih lanjut tentang ODOP. Oalah, ternyata sebuah komunitas kepenulisan yang mewajibkan para anggotanya untuk menulis minimal satu artikel di blog setiap hati lalu memposting dan membagikannya.  

Wah, ketika mendengar hal ini, rasanya aku sudah tertarik untuk bergabung di dalamnya. Mengapa? karena bagiku menulis itu mudah, namun konsistensi itu sulit. Mungkin aku bisa menulis banyak artikel dalam sehari, namun belum tentuk besok lusanya nulis lagi. Hehehe. Dengan masuk ke sebuah komunitas, pastinya diriku akan merasa ada tanggung jawab untuk mengerjakan setiap tantangan dan mentaati aturan yang disepakati. Jika tidak mengerjakan pasti akan ada rasa berdosa dalam diri. Dengan demikian, perlahan sikap konsistensi menulis akan terbangun lewat bergabung di komunitas ini. Benarlah bila ada yang mengatakan jika ingin menjadi orang yang baik, maka berkumpul dengan orang baik. Mau jadi penulis, ya berkumpul dengan penulis. 

Eh, bukan hanya itu, bila diberikan kesempatan untuk bergabung di ODOP, pasti diriku ini akan berkenalan dengan teman-teman penulis dari Sabang sampai Merauke. Bisa belajar banyak dengan mereka, bisa saling blog walking dan semangat ngeblogku bisa nambah dari sebelumnya. Menang banyak nih. *Apalagi kalau bisa dapat jodoh dari komunitas ini. Ehhhh. 

Nah, mudah-mudahan komunitas ODOP ini semakin lancar jaya kedepannya. Untungnya diriku masih sempat mendaftar di komunitas ini sebelum pendaftaran ditutup karena membeludaknya pendaftar. Harapan aku kedepannya, komunitas ini bisa menampung sebanyak-banyaknya pendaftar lalu dibuat grup berbeda, misalnya Batch 4 grup A, B, C, D dan seterusnya. Sehingga tidak mematahkan impian mereka yang ingin bergabung dengan segera. *Maaf kalau sok tahu, Hihihi. Harapan lain adalah semoga ODOP menjadi komunitas yang tidak hanya menjadiikan penulis bisa eksis dengan tulisannya, namun juga membekali penulis-penulis yang tergabung di dalamnya dengan ilmu kepenulisan. 

Sukses terus untuk ODOP! :) 


2 comments:

Powered by Blogger.